Mengutip
apa yang disampaikan oleh Ade Efdira yang dia kutip dari bahasa latin,
bahwa pengaruh tulisan memang signifikan terhadap pengarangnya. Hal ini
memperlihatkan luasnya pengaruh teks, tanpa meminggirkan penuturan
lisan. Teks dan lisan memang memiliki media yang berbeda, teks medianya
tulisan, sedangkan lisan medianya bibir. Lisan berbentuk suara,
sedangkan tulisan berbentuk huruf-huruf yang tercetak, apakah pada
kertas, batu, internet dalam bentuk soft.
Bahwa
teks itu mengabadikan pengarangnya, meski pengarangnya sudah pasti,
sudah menjadi rahasia umum. Ide yang dituliskan itu hidup bersama
sumbangan pemikirannya. Berbeda dengan ide yang dilisankan, ketika
pemiliknya mati ide ikut bersamanya, kalapun tinggal hanya sedemikian
kecil saja.
Menuliskan
pemikiran, menuliskan ide, memberikan sumbangan dalam rentang yang amat
panjang. Sehingga berpuluh-puluh generasi sesudahnya masih dapat
menikmati sumbangan pemikiran. Hal ini memperlihatkan begitu besarnya
pengaruh dari teks terhadap masa depan.
Workshop
kepenulisan yang bertemakan. "Goncangkan Dunia dengan Tulisanmu"
dihadiri oleh peserta yang kebanyakan mahasiswa, yang terdiri dari
mahasiswa STKIP, IAIN Imam Bonjol Padang, Unand, mendapat respons
antusias dari peserta, ketika berbagai film pendek seputar ide
diputarkan oleh Ade Efdira. Mengolah ide menjadi tulisan yang bernas.
Sehingga orang dapat menikmatinya.
Dodi
Saputra selaku ketua pelaksana, menekankan bahwah menulis itu
memberikan efek besar kepada pengarangnya. Dan dia menyatakan bahwa
workshop menulis ini berlanjut kepada pelatihan menulis selama dua bulan
yang berada dibawah kontrol Rumahkayu, pelatihan berikutnya dimulai
Minggu, 24 Maret 2013, di IAIN Imam Bonjol Padang.Menulis adalah peluang
untuk menuangkan hidup, pemikiran, ide besar, agar diambil hikmahnya
oleh generasi semasanya dan generasi sesudahnya. Kenapa
sumbangan-sumbangan Nabi Muhammad saw abadi sampai sekarang, karena para
sahabat menuliskannya.
Sejarah
itu harus dituliskan, agar dia selalu dikenang. Sejarah yang tidak
dituliskan dia akan menjadi fiktif yang kapan pun dapat dimanipulasi.[]



25%