![]() |
| Photo ketika penyerahan sertifikat penghargaan kepada pemateri yaitu Bu Alvi Puspita (Dosen Bahasa Indonesia UIN & Unilak Pekanbaru) |
Komunitas
Rumahkayu Pekanbaru telah menggelar diskusi atau pelatihan menulis pada Sabtu,
28 Maret 2015 lalu. Pelatihan menulis tersebut adalah pelatihan yang perdana
dari 9 (sembilan) kali pertemuan. Pada pertemuan perdana tersebut mengangkat
tema tentang ‘Menulis Essai’ dengan menghadirkan pembicara Alvi Puspita, SPd,
MA. Alvi Puspita adalah seorang akademisi dan penulis essai.
Sebelum
memaparkan makalahnya Alvi menuturkan bahwa jika seorang penulis ingin
menuliskan sebuah essai maka terlebih dahulu ia harus mengetahui segala hal
yang terkait dengan esai seperti defenisi essai, sifat-sifat essai, hal-hal
yang harus diperhatikan dalam menulis essai dan lain sebainya. Sebelum masuk
pada pemaparan materi Alvi meminta dua orang peserta membacakan essai yang
ditulis oleh penulis ternama Goenawan Muhammad.
Kemudian
acara dilanjutkan dengan pemaparan makalah dari Alvi Puspita. Dalam makalahnya
Alvi memaparkan terkait defenisi essai yakni karangan prosa yang membahas suatu
masalah secara sepintas lalu dari sudut pandang pribadi penulisnya. Sedangkan
bahasa essai adalah bahasa yang baku, logis, ringkas, jelas, dan efektif.
Dengan
materi ‘Menulis Essai’ yang diberikan kepada peserta pada diskusi perdana kelas
menulis Rumahkayu Pekanbaru ini bertujuan agar selanjutnya setiap peserta mampu
menulis essai tanpa mengesampingkan menulis jenis tulisan lain.
Untuk
pertemuan kedua dan selanjutnya agenda diskusi menulis yang diselenggarakan
oleh komunitas Rumahkayu Pekanbaru ini masih memakai tempat di pustaka Soeman
Hs pekanbaru lantai 3 (tiga) pada ruang diskusi atau meja melingkar. Pertemuan
kedua kelas menulis komunitas Rumahkayu Pekanbaru dilaksanakan pada Sabtu, 4
April 2015.
Untuk
tiap pertemuan peserta diwajibkan membawa tulisan sesuai jenis tulisan yang
dipilih masing-masing peserta berdasarkan bakat yang ia miliki. Di samping itu,
peserta diberi tugas-tugas lain yang berkaitan dengan menulis.[Rumahkayu Pekanbaru]




25%