Faradina Shanti I ALIZAR TANJUNG I (Peluk
aku dalam mimpimu."
"Tidak, aku tidak ingin sekedar memelukmu dalam mimpi. Aku ingin memelukmu, seumur hidup dan selamanya."
"Tidak, aku tidak ingin sekedar memelukmu dalam mimpi. Aku ingin memelukmu, seumur hidup dan selamanya."
"Tapi, kita tidak mungkin bersama, Di. Aku sudah memiliki istri, sementara kamu juga sebentar lagi juga bertunang dengan Dewangga, seorang pengusaha kaya raya yang tak bisa diragukan lagi seberapa besar rasa cintanya padamu."
"Aku tahu dia sangat mencintaiku, aku tahu ... tapi, aku tidak bisa mencintainya, tidak dengan keadaanku yang seperti ini, mengandung buah hatimu.) Dialog ini menarik, Faradina Shanti. Saya suka dialogmu, tersenyumlah ya. Nah hal yang harus ditingkatkan sensitifitas terhadap lawan bicara dalam dialog. Seperti kata-kata tidak dengan keadaanku yang seperti ini. Ini ada makna penyesalan. Dirimu bisa menjawab dengan dialog "Itu kemauan kita, bukan kehendakku. "Jangan memulai pertengkaran lagi. Pokoknya aku hanya ingin berada dalam pelakukanmu."




25%