![]() |
| sumber gambar: ayatifadhilah.files.wordpress.com/2012/10/hujan-dan-gadis.jpg |
Oleh Fitria Osnela
Siapakah
kemarau yang henti lajunya hanya pada hujan?
Tapi,
hujan adalah perempuan pemalu,
hujan adalah perempuan pemalu,
yang
malu-malu mengintip di ketinggian awan.
Rayuan
mendayu sendu kekatak membuainya
Sesekali
saja gerimisnya jatuh,
melesap
cepat pada tanah ladang dan sawah-sawah yang merengkah.
Bilakah
rengkahan tanah, tempat akar-akar kehidupan ladang dan sawah terbasahi?
Lalu
kemarau ingin menjadi hujan.
Berharap
ia mampu hentikan lajunya sendiri.
(Rumah, 13/10/2016)




25%